Archive

Archive for the ‘Networking’ Category

Setting Modem Sierra 881u di Ubuntu 9.04

May 28th, 2010 2 comments

Kemarin dimintai tolong install dan setting modem Sierra 881u di Ubuntu 9.04 oleh temen saya yang bekerja di Dinas Komunikasi dan Informatika Yogyakarta. Setelah installasi Ubuntu 9.04 dilanjutkan dengan update beberapa paket dengan menggunakan DVD Repositori Jaunty Jackalope sebanyak 6 DVD. Ketika akan mengconfigurasi wvdial untuk koneksi via modem, ternyata wvdialnya belum diinstall, akhirnya saya install dulu menggunakan repositori Jaunty Jackalope.

Langkah-langkah setting Modem Sierra 881U di Ubuntu 9.04 :

  1. Pastikan wvdial sudah terinstall, kalau belum install dulu.
  2. Edit file konfigurasi wvdial.conf di /etc/wvdial.conf, berikut file konfigurasinya
    [Dialer m2]
    Auto DNS = on
    Init1 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
    Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    Stupid Mode = yes
    Modem Type = Analog Modem
    ISDN = 0
    New PPPD = yes
    Phone = *99#
    Modem = /dev/ttyUSB0
    Username = usernamenya
    Password = passwordnya
    Baud = 9600
    

    Keterangan :
    Username : username Anda
    Password : password Anda

  3. Read more…

Booting – The OS enforces a limit on max open files

February 24th, 2010 No comments
tux-kecil@ns1.bagelen.net:~/Unreal3.2$ $ ./unreal start
Starting UnrealIRCd
 _   _                      _ ___________  _____     _
| | | |                    | |_   _| ___ \/  __ \   | |
| | | |_ __  _ __ ___  __ _| | | | | |_/ /| /  \/ __| |
| | | | '_ \| '__/ _ \/ _` | | | | |    / | |    / _` |
| |_| | | | | | |  __/ (_| | |_| |_| |\ \ | \__/\ (_| |
 \___/|_| |_|_|  \___|\__,_|_|\___/\_| \_| \____/\__,_|
                           v3.2.8.1
                     using TRE 0.7.5 (LGPL)

* Loading IRCd configuration ..
* Configuration loaded without any problems ..
* Loading tunefile..
* Dynamic configuration initialized .. booting IRCd.
---------------------------------------------------------------------
The OS enforces a limit on max open files
Hard Limit: 512 MAXCONNECTIONS: 1024
Fix MAXCONNECTIONS
Possible error encountered (IRCd seemingly not started)
=====================================================
Check above for possible errors, and this output of
ircd.log. If you cannot solve the problem, read
Unreal.nfo on where to get support

Problem :
If you get error message like this:

The OS enforces a limit on max open files
Hard Limit: 512 MAXCONNECTIONS: 1024
Fix MAXCONNECTIONS

or something similar, then your OS is limiting your maximum number of open files/sockets.
Read more…

Categories: Informatika, IRC, Linux, Networking Tags: ,

Repositori Ubuntu 8.04 (Jarkomdat)

May 27th, 2009 No comments

Repo Telnetd:
1. Telnetd (telnetd_0.17-35ubuntu1_i386.deb)
2. Openbsd Inetd (openbsd-inetd_0.20050402-6_i386.deb)

Repo OpenSSH
1. openssh-server (openssh-server_4.7p1-8ubuntu1.2_i386.deb)
2. openssh-client (openssh-client_4.7p1-8ubuntu1.2_i386.deb)
3. openssh-blacklist (openssh-blacklist_0.1-1ubuntu0.8.04.1_all.deb)
4. libssl0.9.8_0.9.8g (libssl0.9.8_0.9.8g-4ubuntu3.5_i386.deb)
5. libc6 (libc6_2.7-10ubuntu3_i386.deb)

Repo Samba:
1. libsmbclient (libsmbclient_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
2. samba-common (samba-common_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
3. samba (samba_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
4. smbclient (smbclient_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
5. smbfs (smbfs_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)

Repo bind9
1. bind9

Categories: Mobile, Networking, Praktikum Tags:

Instalasi dan Konfigurasi Samba di Ubuntu 8.04

May 11th, 2009 8 comments

Instalasi Samba
1. Sebelum instalasi, download paket samba di http://packages.ubuntu.com/hardy/
a. libsmbclient (libsmbclient_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
b. samba-common (samba-common_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
c. samba (samba_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
d. smbclient (smbclient_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)
e. smbfs (smbfs_3.0.28a-1ubuntu4.4_i386.deb)

Read more…

Categories: Informatika, Linux, Networking, Windows Tags:

Install Webmin di CentOS 5

March 7th, 2009 4 comments

Webmin adalah suatu antarmuka berbasis web untuk melakukan administrasi sistem pada Unix/Linux. Dengan webmin, kita dapat mengatur setting user account, file sharing, DNS, Apache, dan masih banyak lagi. Webmin mengandung skrip CGI yang secara langsung melakukan update terhadap file-file sistem seperti /etc/passwd dan /etc/inetd.conf. Karena berbasis web, maka webmin bisa diakses dari berbagai distro dan sistem operasi lain, seperti Windows dan Macintosh.

Instalasi Webmin:
1. Download paket webmin di website http://www.webmin.com. Di sana tersedia berbagai macam format file, seperti tar,gz, rpm, pkg.gz, deb dan zip.
Unix tar/gzip format
http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.450.tar.gz 14M
RPM suitable for Redhat, Fedora, CentOS, SuSE or Mandrake Linux
http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.450-1.noarch.rpm 15M
Debian package suitable for Debian, Ubuntu or other derived Linux
http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin_1.450_all.deb 14M
Source RPM suitable for Redhat, Fedora, CentOS, SuSE or Mandrake Linux
http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.450-1.src.rpm 14M
Solaris package format
http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.450.pkg.gz 14M
ZIP format suitable for Windows
http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.450.zip 18M
Minimal version of Webmin, Unix tar/gzip format
http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.450-minimal.tar.gz 1.6M

Read more…

Instal dan Konfigurasi sshd di Ubuntu Gutsy Gibbon

January 2nd, 2009 No comments

opensshOpenSSH adalah protokol SSH yang bersifat gratis, handal sebagai alat koneksitas jaringan. Banyak pengguna telnet, rlogin, ftp, dan program lainnya mungkin tidak menyadari bahwa password mereka ditransmisikan lewat Internet tanpa enkripsi, tetapi protokol SSH menggunakan enkripsi. OpenSSH mengenkripsi seluruh lalulintas (termasuk username dan password) yang secara efektif mengeliminasi pencurian data, pembajakan koneksi (connection hijacking), dan serangan jaringan lainnya. Sebagai tambahan, OpenSSH menyediakan banyak sekali kemampuan tunneling aman, seperti sebuah varietas metode otentikasi. Untuk informasi detail mengenai OpenSSH bisa dibaca di http://www.openssh.com/

Intinya, dengan ssh kita dapat melakukan remote komputer secara aman karena data-data selama kita berkomunikasi dengan komputer target akan dienkripsi. Jadi jangan khawatir terhadap aksi-aksi hijacking dan aktifitas penetrasi jaringan lainnya. 🙂 Berbeda dengan telnet dan ftp. Pada telnet dan FTP, data tidak dienkripsi sehingga cenderung unsecure.

Instalasi ssh melalui apt-get
1. Install paket ssh, caranya:

sudo apt-get install ssh

2. Nah… kalau sudah terinstall, tinggal edit file /etc/ssh/sshd_config

Read more…

Install telnetd di Ubuntu

December 31st, 2008 2 comments

Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. (http://id.wikipedia.org/wiki/TELNET)

Telnet merupakan protokol client-server yang memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam sebuah jaringan. Telnet juga dapat diartikan sebagai virtual/emulasi terminal yang menggunakan protokol telnet untuk dapat mengakses komputer tujuan secara remote. Yaa untuk referensi mengenai telnet bisa dicari dibuku ataupun di google. 🙂 Di sini saya akan jelaskan sedikit tentang telnet di Ubuntu Gutsy.

Langkah Install telnetd di Ubuntu (apt-get):
Kita dapat menemukan paket instalasi Telnet server di Synaptic di bawah paket telnetd. Jika kita ingin menginstall paket telnet server kita dapat menggunakan perintah:

sudo apt-get install telnetd

Setelah selesai instalasi telnetd, sekarang restart service inetd menggunakan perintah berikut

sudo /etc/init.d/inetd restart

Read more…

Categories: Linux, Networking Tags: ,

Konfigurasi VNC Server

December 28th, 2008 11 comments

vnc2VNC atau Virtual Network Computing adalah software remote control yang memungkinkan kita untuk melihat ataupun mengontrol secara penuh dengan sebuah komputer desktop (“VNC server”) menggunakan program (“VNC viewer”) di komputer desktop lain, dimanapun selama ada koneksi internet ataupun intranet.

VNC ini bersifat cross-platform, artinya bahwa software ini bisa digunakan untuk komputer dengan sistem operasi yang berbeda. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan VNC untuk meremote komputer dengan OS Windows Vista melalui Ubuntu Linux ataupun melalui komputer Mac yang ada di rumah.

Ada 3 jenis VNC yaitu Free Edition, VNC Personal Edition, dan VNC Enterprise Edition. Dalam prakteknya saya menggunakan yang VNC Free Edition dengan komputer bersistem operasi Windows XP Professional dan komputer bersistem operasi Linux Ubuntu. Untuk lebih jelas mengenai software VNC, Anda bisa lihat informasinya di sini. dan bisa download programnya di sini.
Read more…

Categories: Linux, Networking Tags:

Konfigurasi FTP Server di Ubuntu 7.10

December 8th, 2008 6 comments

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/FTP)

Read more…

Install XAMPP di Ubuntu

December 4th, 2008 4 comments

xamppXAMPP adalah software yang bersifat freeware, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program untuk menjankan fungsinya sebagai server yang berdiri sendiri, yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penterjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrogramaan PHP dan Perl.

Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat mampu melayani halaman dinamis. Saat ini, XAMPP tersedia untuk sistem operasi Microsoft Windows, Linux, Sun Solaris dan Mac OS X.

XAMPP bisa didownload di http://www.apachefriends.org/en/index.html. Untuk versi Linux bisa di download di http://www.apachefriends.org/download.php?xampp-linux-1.6.8a.tar.gz yang berkapasitas 59 MB. OK, langsung saja kita coba install XAMPP.

Read more…

Setting IP Address di Ubuntu Linux 7.10

November 8th, 2008 2 comments

Setting IP Address ada 2 macam :
1. Setting IP Address secara static
2. Setting IP Address secara dinamic (DHCP)

Setting IP static di Ubuntu 7.10
Disini saya menggunakan Access Poin dengan SSID : lab1era

Langkah – langkah :
1. Edit file /etc/network/interface dengan menggunakan editor yang anda kuasai.

root@komputer02-desktop:pico /etc/network/interface
auto lo
iface lo inet loopback

auto wlan0

iface wlan0 inet static
address 192.168.182.100
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.182.1
wireless-essid lab1era

Simpan file tersebut.
Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi IP karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri.
Konfigurasi untuk wlan0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah:
address: IP address yang digunakan suatu komputer.
network: Network Address komputer.
netmask: subnet mask network komputer.
broadcast: alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan.
gateway: alamat IP gateway untuk menghubungkan kita dengan dunia luar
wireless-essid: menentukan nama dadi Acess Poin yang digunakan dalam jaringan.

2. Restart servicenya dengan perintah : /etc/init.d/networking restart

root@komputer02-desktop:/etc/network# /etc/init.d/networking restart
* Reconfiguring network interfaces...                                          [ OK ]

3. Cek IP dengan perintah : ifconfig

root@komputer02-desktop:/etc/network# ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:1A:4D:F8:83:E6
UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b)  TX bytes:0 (0.0 b)
Interrupt:17 Base address:0x2000

lo        Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
RX packets:347 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:347 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:37795 (36.9 KB)  TX bytes:37795 (36.9 KB)

wlan0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:1D:7E:05:E8:74
inet addr:192.168.182.100  Bcast:192.168.182.255  Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::21d:7eff:fe05:e874/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:4832 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:1036 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:1181019 (1.1 MB)  TX bytes:133727 (130.5 KB)

wmaster0  Link encap:UNSPEC  HWaddr 00-1D-7E-05-E8-74-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b)  TX bytes:0 (0.0 b)

Setting IP sudah berhasil –> inet addr:192.168.182.100

4. Ping ke komputer sebelah. Misalnya ke komputer dengan IP : 192.168.182.18

root@komputer02-desktop:/etc/network# ping 192.168.182.18
PING 192.168.182.18 (192.168.182.18) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=1 ttl=64 time=9.58 ms
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=2 ttl=64 time=2.24 ms
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=3 ttl=64 time=2.27 ms

--- 192.168.182.18 ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 received, 0% packet loss, time 1999ms
rtt min/avg/max/mdev = 2.242/4.701/9.589/3.456 ms

Kalau ada replay berarti settingan Anda sudah benar.

Sedangkan bila tidak ada wireless (Access Point) dalam hal ini kita menggunakan kabel jaringan sebagai medianya, kata wlan0 diganti dengan eth0. Dan wireless-essid dihilangkan. Langkah selanjutnya sama sepeti di atas.

Setting IP dinamic di Ubuntu 7.10
Disini saya menggunakan Access Poin dengan SSID : lab1era

Langkah – langkah :
1. Edit file /etc/network/interface dengan menggunakan editor yang anda kuasai.

root@komputer02-desktop:pico /etc/network/interface
auto lo
iface lo inet loopback

auto wlan0
iface wlan0 inet dhcp
wireless-essid lab1era

Simpan konfigurasi tersebut.
Jika Anda menggunakan kabel jaringan, kata wlan0 diganti dengan eth0, wireless-essid dihapus.

2. Restart servicenya dengan perintah : /etc/init.d/networking restart

root@komputer02-desktop:/etc/network# /etc/init.d/networking restart
* Reconfiguring network interfaces...
There is already a pid file /var/run/dhclient.wlan0.pid with pid 6070
killed old client process, removed PID file
Internet Systems Consortium DHCP Client V3.0.5
Copyright 2004-2006 Internet Systems Consortium.
All rights reserved.
For info, please visit http://www.isc.org/sw/dhcp/
wmaster0: unknown hardware address type 801
wmaster0: unknown hardware address type 801
Listening on LPF/wlan0/00:1d:7e:05:e8:74
Sending on   LPF/wlan0/00:1d:7e:05:e8:74
Sending on   Socket/fallback
DHCPRELEASE on wlan0 to 192.168.182.1 port 67
There is already a pid file /var/run/dhclient.wlan0.pid with pid 134519120
Internet Systems Consortium DHCP Client V3.0.5
Copyright 2004-2006 Internet Systems Consortium.
All rights reserved.
For info, please visit http://www.isc.org/sw/dhcp/
wmaster0: unknown hardware address type 801
wmaster0: unknown hardware address type 801
Listening on LPF/wlan0/00:1d:7e:05:e8:74
Sending on   LPF/wlan0/00:1d:7e:05:e8:74
Sending on   Socket/fallback
DHCPDISCOVER on wlan0 to 255.255.255.255 port 67 interval 3
DHCPOFFER from 192.168.182.1
DHCPREQUEST on wlan0 to 255.255.255.255 port 67
DHCPACK from 192.168.182.1
bound to 192.168.182.17 -- renewal in 265 seconds.
[ OK ]

3. Cek IP Address dengan perintah : ifconfig

root@komputer02-desktop:/etc/network# ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:1A:4D:F8:83:E6
UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b)  TX bytes:0 (0.0 b)
Interrupt:17 Base address:0x2000

lo        Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
RX packets:334 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:334 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:36619 (35.7 KB)  TX bytes:36619 (35.7 KB)
wlan0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:1D:7E:05:E8:74
inet addr:192.168.182.17  Bcast:192.168.182.255  Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::21d:7eff:fe05:e874/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:2502 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:868 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:547711 (534.8 KB)  TX bytes:106874 (104.3 KB)
wmaster0  Link encap:UNSPEC  HWaddr 00-1D-7E-05-E8-74-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b)  TX bytes:0 (0.0 b)

IP Address yang diberikan : 192.168.182.17 —-> inet addr:192.168.182.17

4. Setting IP dinamic komputer lain, exp. komp B.
Jika sudah diseting, restart servicenya.
Dari komp A coba test koneksi dengan perintah ping ke IP komp B.
Jika ada reply berarti sudah terkoneksi dengan benar.

root@komputer02-desktop:/etc/network# ping 192.168.182.18
PING 192.168.182.18 (192.168.182.18) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=1 ttl=64 time=2006 ms
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=2 ttl=64 time=998 ms
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=3 ttl=64 time=1.77 ms
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=4 ttl=64 time=1.13 ms
64 bytes from 192.168.182.18: icmp_seq=5 ttl=64 time=1.13 ms

--- 192.168.182.18 ping statistics ---
5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4009ms
rtt min/avg/max/mdev = 1.135/601.880/2006.743/801.618 ms, pipe 2

Selesai sudah setting IP di Ubuntu Linux 7.10. Jika masih ada kekurangan mohon koreksinya. 🙂

Referensi : http://www.ubuntu.com

Konfigurasi DHCP Server di Fedora Core

January 25th, 2007 3 comments

Konfigurasi DHCP Server di Red Hat, Fedora Core dan turunannya

Komputer A

  • Cek apakah hdcp telah terinstall dengan menggunakan perintah:
    #rpm –qa |grep dhcp
  • Yang diinstall untuk komputer server :
    dhcp-3.0.3-26
    dhcp-devel-3.0.3-26
  • Untuk komputer client:
    dhcpv6-client-0.10-16.1
  • Copykan file /usr/share/doc/dhcp-3.0/dhcp.conf.sample /etc/dhcp.conf
    #cp /usr/share/doc/dhcp-3.0/dhcp.conf.sample /etc/dhcpd.conf
  • Kalau sudah terinstall, edit file /etc/dhcpd.conf
    Edit file dhcpd.conf
    ——————————————————
    edit subnet 192.168.10.0
    option routers 192.168.10.8
    option nis_domain “wiwin.web.id”;
    option domain_name_servers 192.168.10.8;
    option dynamic_bootp 192.168.10.1 192.168.10.254
    ——————————————————
  • Jalankan service httpd : #service dhcpd start
  • Lihat statusnya : #service dhcpd status

Komputer B

  • Untuk konfigurasi client jalankan netconfig :
    #netconfig
  • Lihat file /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
    ——————————————————
    DEVICE = eth0
    ONBOOT = yes
    BOOTPROTO = dhcp
    ——————————————————
  • Jalankan (restart) service network
    #service network restart
  • Sekarang lihat Ipnya pada bagian
    inet addr:192.168.10.253
Categories: Linux, Networking Tags: , ,

Bad Behavior has blocked 74 access attempts in the last 7 days.